This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, August 10, 2016

Tentang Mereka



Warga desa rongdurin adalah sosok masyarakat yang begitu kuat dalam bekerja. beram Mereka tidak pernah letih dan mengeluh untuk menjalani segala bentuk aktivitasnya meskipun itu sangat melelahkan. Ketika fajar belum terlihat begitu cerah namun mereka sudah mulai menjalani aktivitasnya. Inilah sosok mereka yang setiap harinya menghabiskan waktunya di ladang.Tak peduli teriknya matahari tidak mampu menggoyahkan semangat mereka. Iya semua itu adalah sebuah tuntutan hidup dimana kita harus bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan kita. 

 




Video Tentang Kami Dan Mereka


pelatihan pemasaran produk

Sabtu (6/8) dilakukan tindak lanjut untuk mengenai produk pengolahan kacang oleh mahasiswa kepada ibu-ibu PEKA. PEKA yang merupakan singkatan dari Perkumpulan Keluarga merupakan organisasi yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di desa Rongdurin yang masih aktif dalam berbagai kegiatan. untuk menindaklanjuti pelatihan pembuatan pengolahan kacang yang telah dilaukan mahasiswa kepada masyarakat Rongdurin secara umum kemudian dilakukan pelatihan lanjutan untuk ibu-ibu yang bernaung dalam organisasi PEKA.

selain pelatihan pembuatan berbagai olahan kacang meliputi mie kacang,stick kacang dan krupuk kacang, ibu-ibu PEKA juga dilatih untuk mengelola blog sebagai media pemasaran produk olahan kacang desa Rongdurin. antusias ibu-ibu PEKA sangatlah tinggi, hal ini terbukti dengan bersedianya ketua PEKA untuk menjadi admin blog yang telah disesdiakan mahsiswa, selain itu juga ibu-ibu PEKA mengharapkan adanya pelatihan tindak lanjut berupa pengaktifan produksi dan pemasaran olahan kacang selepas masa KKN mahsiswa, sehingga ibu-ibu PEKA sangat mengharap dan setuju bila produk olahan kacang ini menjadi produk unggulan di desa Rongdurin yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kreativitas warga untuk kedepannya.




About Rongdurin


Perpisahan KKN








Minggu Malam, rumah bapak kepala desa Rongdurin kembali diramaikan oleh kegiatan teman-teman KKN. Kali ini merupakan kegiatan Pisah Kenang antara teman-teman peserta KKN semester genap tahun 2016 dengan warga Desa Rongdurin.



Acara kegiatan yang dilaksanakan dengan konsep hiburan sederhana ini menampilkan beberapa penampilan dari adik-adik didikan kami.




Adik-adik ini begitu antusias dan bersemangat ketika menampilkan aksi kebolehan mereka di atas panggung kecil yang disiapkan oleh teman-teman KKN.



Dengan acara pembukaan berupa pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan dari ketua pelaksana, koordinator desa, dan kepala desa, serta  penyerahan kenang-kenangan berupa vandle dan foto Kelompok 28 KKNT UTM kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh warga desa, menyanyikan lagu kebangsaan 17 Agustus dan lagu Buruh Tani, maka acara Pisah Kenang malam itu pun resmi dibuka.



Penyerahan hadiah-hadiah lomba Agustusan yang dilaksanakan dua hari sebelum acara Pisah Kenang mengingatkan kembali betapa hebohnya persaingan adik-adik saat perlombaan. Betapa senangnya melihat senyum lebar dari warga desa kala sore itu. Namun malam ini, senyum yang kami harapkan mendadak hilang ketika kami berpamitan setelah 26 hari mengabdi di Desa Rongdurin. Tangis haru menyelimuti malam Pisah Kenang kami. Saling berpelukan, berterima kasih, dan saling meminta maaf adalah gambaran yang terlihat saat malam semakin senyap. Terima kasih Desa Rongdurin, darimu kami banyak belajar tentang nilai kehidupan yang tidak kami dapatkan saat berada di bangku perkuliahan. Darimu juga kami belajar mengenai arti persaudaraan dan kebersamaan yang tidak harus selalu mewah. Terima kasih yang terdalam dari kami, kelompok 28 KKNT UTM.

Video Keagamaan

Anggota kelompok 28 KKNT UTM sedang membri pelajaran tentang sholat dan mempraktekkan gerakan sholat yang benar kepada anak-anak Desa Rongdurin.

Video Profil Desa